Konsep Sistem Informasi

<!–[if !mso]> st1\:*{behavior:url(#ieooui) } <![endif]–>

Sistem
Sistem adalah sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerja bersama untuk mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam proses transformasi yang teratur (James O’Brien, 29, 2005).
Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling berinteraksi dan berhubungan antara satu dengan yang lainnya dalam mencapai suatu sasaran dari suatu organisasi ( Jogiyanto HM, 2001)
Jadi dari definisi sistem di atas, dapat disimpulkan sistem adalah suatu jaringan kerja yang saling memiliki keterkaitan antar bagian dan prosedur-prosedur yang ada, yang terkumpul dalam suatu organisasi untuk melakukan suatu kegiatan untuk mencapai suatu tujuan bersama.
Terdapat dua kelompok pendekatan didalam mendefenisikan sistem yang menekankan pada komponen atau elemennya. Masalah sistem sebenarnya bukan mengetengahkan masalah yang baru. Suatu sistem mempunyai maksud tertentu. Ada menyebutkan maksud sistem adalah untuk mencapai suatu tujuan (goal) dan ada yang menyebutkan untuk mencapai suatu sasaran. Perkataan sistem berasal dari istilah asing yang artinya “kesatuan”, dengan kata lain keseluruhan dari kegiatan-­kegiatan atau bagian-bagian yang mempunyai hubungan satu dengan lainnya. Jadi sistem adalah sekumpulan komponen yang saling berhubungan yang bekerja sama untuk elemen-elemen yang saling berkaitan, dan memproses masukan menjadi keluaran, dan melaksanakan suatu tujuan pokok dari sistem tersebut.
Tujuan pokok dari sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi. Dan supaya tujuan pokok tersebut terlaksanakan, maka harus ada elemen-elemen yang mendukung. Elemen dari sistem komputer adalah software, hardware, dan brainware.
Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang, diantaranya salah sebagai berikut:
  1. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah (natural sistem) dan sistem buatan manusia (human made sistem). Sistem alamiah adalah sistem yang dirancang oleh manusia. Sistem buatan manusia yang melibatkan interaksi antara manusia dengan mesin yang disebut dengan Sistem diklasifikasikan sebagai sistem (human-machine sistem).
  2. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu (deteministic sistem) dan sistem tak tentu (probabilistic sistem). Sistem tersebut beroperasi dengan tingkah-laku yang sudah dapat diprediksi. Interaksi antara bagian bagiannya dapat dideteksi dengan pasti, sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan. Sistem yang tak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksikan karena mengandung unsur probabilitas.
  3. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka (open system). Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya campur tangan dari pihak luarnya. Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya.

About hombarpakpahan

student
This entry was posted in Konsep Sistem Informasi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s